Semengerikan dan Semenakutkan apakah Siksaan Alam Neraka? Karena Itulah, Miliki Rasa Takut untuk Berbuat Buruk / Jahat, agar Terhindar dari Neraka
Tidak Berbuat Kejahatan, Tidak Merugikan Pihak Lain, Tidak Melukai Pihak
Lain, Tidak Menyakiti Pihak Lain, dan Bertanggung-Jawab ketika Berbuat Keliru,
Demi Kepentingan Pihak Siapakah?
Sang Buddha pernah menyebutkan, apa yang dipandang sebagai kenikmatan / kesenangan di mata orang awam kebanyakan, adalah dukkha (derita, tidak dapat terpuaskan, tidak memuaskan, dampak sampingan dari kondisi yang selalu berubah) di mata seorang Buddha. Apa yang di mata koruptor sebagai kemenangan karena berhasil lolos dari jerat hukum, adalah kekalahan di mata orang bijak. Apa yang dinilai sebagai cerdik di mata orang dungu—semisal memakan dan termakan dogma “penghapusan dosa” ataupun menyewa “mafia hukum” agar lolos dari jerat hukum pidana—adalah kebodohan di mata orang bijaksana.
